Sukses

Nasi Boranan hingga Wingko Babat, Makanan Khas Lamongan yang Wajib Dicoba

Liputan6.com, Lamongan Bicara soal makanan, Lamongan mempunyai beragam makanan khas yang wajib kamu cicipi. Memang Lamongan populer dengan kulinernya, sebut saja Pecel Lamongan. Makanan satu ini sudah terkenal di mana-mana. Orang-orang ketika membeli pecel pasti ingat dengan Pecel Lamongan. Bak tersimpan dalam memori alam bawah sadar setiap orang.

Pecel Lamongan terbuat dari ikan lele yang digoreng kering. Kamu juga bisa memesan lauk yang lain, seperti ayam. Kemudian ditambah sambal, lalapan, dan seporsi nasi yang semakin nendang. Tak perlu jauh-jauh mencari Pecel Lamongan, karena makanan khas Lamongan satu ini mudah ditemukan.

Cita rasa Pecel Lamongan tak perlu diragukan lagi. Rasanya enak dan bikin kenyang. Apalagi disantapnya selagi hangat. Pokoknya dijamin maknyus banget.

Sebetulnya bukan itu saja yang populer. Ada makanan khas Lamongan lain yang tak kalah populer, yaitu soto. Soto Lamongan memiliki cita rasa yang khas, tak bisa disamakan dengan soto-soto lainnya. Orang yang mencicipi kuliner satu ini bisa bikin ketagihan, tak ada rasa bosan meskipun makan berkali-kali.

Soto Lamongan merupakan salah satu soto yang fenomenal. Bumbu koyanya membuat cita rasa Soto Lamongan semakin lezat dan nikmat. Topping soto ini di antaranya suwiran daging ayam, irisan tomat, daun bawang, irisan daun kol, mi bihun, dan setengah potong telur rebus. Jangan lupa ditambah sambal dan kerupuk.

Selain itu, makanan khas Lamongan yang wajib kamu cicipi juga di antaranya Nasi Boranan, Wingko Babat, dan Asem Bandeng. Berikut daftar makanan khas Lamongan yang dirangkum dari berbagai sumber.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

2 dari 4 halaman

Nasi Boranan

Kuliner khas Lamongan ini memang terdengar asing di telinga. Akan tetapi, jika kamu mencicipi dijamin bikin kamu ingin balik lagi ke Lamongan untuk sekadar menikmati Nasi Boranan.

Nasi Boranan terbuat dari nasi campur. Di dalamnya berisi aneka macam lauk pauk dan rempeyek. Asal muasal dinamakan Nasi Boranan diambil dari kata ‘boran’ yang berarti nama tempat menyimpan nasi mirip seperti bakul, biasanya digendong.

Kuliner satu ini cocok untuk mengawali aktivitas kamu. Bisa menambah energi agar aktivitasmu semakin fit.

 

3 dari 4 halaman

Wingko Babat

Jika kamu mencari jajanan di Lamongan, coba cari saja Wingko Babat. Wingko Babat merupakan jajanan khas Lamongan. Lebih nikmat lagi ditemani dengan teh atau kopi.

Jajanan khas Lamongan ini terbuat dari tepung ketan, kelapa parut, dan ditambah penyedap rasa lainnya. Rasanya dijamin lezat dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh agar keluarga di rumah bisa mencicipi jajanan ini.

Banyak orang mengira wingko berasal dari Semarang. Di Ibu Kota Jawa Tengah ini memang wingko amat dikenal, namun, sebenarnya makanan lezat ini berasal dari Babat, Lamongan. Babat sendiri merupakan titik persimpangan Bojonegoro, Jombang, Tuban, dan Surabaya

Di Babat, wingko punya peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah lantaran banyak usaha skala mikro yang mempekerjakan banyak orang. Belum lagi bahan baku wingko seperti kelapa dan gula yang juga berjasa menghidupkan ekonomi daerah sekitar.

 

4 dari 4 halaman

Asem Bandeng

Ingin mencoba mencicipi makanan yang berbeda dari biasanya di Lamongan? Tenang, ada Asem Bandeng. Ini merupakan kuliner sejenis seafood yang wajib kamu coba.

Meskipun namanya ada kata “asem”, sebetulnya rasanya tidak demikian. Asem Bandeng memiliki cita rasa yang gurih dan asin. Perpaduan ikan bandeng, rempah, dan kuah bening yang telah dibumbui membuat makanan khas Lamongan ini semakin lezat.

Pokoknya kelezatan Asem Bandeng sudah tidak bisa diragukan lagi. Kamu wajib coba saat bertandang ke Lamongan. Jangan lupa pakai nasi saat mencicipi makanan khas ini, dijamin bikin kenyang.

Selain beberapa makanan yang telah disebutkan, sebetulnya masih banyak lagi makanan khas Lamongan yang wajib kamu coba. Misalnya Perkedel Lamongan, Tahu Campur Lamongan, Bandeng Colo, Dawet Siwalan, Jumbrek, Keripik Sunduk, Rawon Lamongan, Marning Lamongan, dan masih banyak lagi.

 

Penulis: Muhamad Husni Tamami