Sukses

Kisah Perempuan Paruh Baya di Pacitan 5 Tahun Hidup Berbaring di Kasur

Liputan6.com, Surabaya- Seorang perempuan paruh baya di Pacitan sudah lima tahun terakhir hanya bisa berbaring di atas kasur. Ia biasa dipanggil Nenek Martin (54), warga Dusun Ngambar, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Pacitan, Jawa Timur.

Menurut sang suami, Taslim (56), sekitar lima tahun lalu lalu, separuh tubuh istrinya mendadak tidak bisa bergerak saat sedang makan. Tak lama kemudian, sang istri mengalami kejang dan dilarikan ke puskesmas.

“Sampai saat ini ya hanya bisa tidur di kasur,” ujar Taslim, seperti yang dikutip dari TIMESIndonesia, Minggu (28/11/2021).

[bacajuga:Baca Juga](4713255 4710522 4710513)

Nenek Martin tinggal besama suami dan kedua anaknya. Si anak perempuan masih duduk di bangku sekolah MTs Muhammadiyah. Taslim mengaku sudah membawa istrinya berobat. Dokter bilang ada saraf otak yang kena.

“saya tidak kuat kalau duduk rasanya nyeri dan kepala pusing,” kata Nenek Martin.

Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan Pacitan Bripka Latip Utomo datang bersilaturahmi membawakan satu boks popok dan paket makanan bergizi, dengan harapan bisa meringankan beban keluarga.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Berbagi

"Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi dengan keluarga Martin, sekuat tenaga saya berusaha membantu dengan membawakan beberapa sembako, telur dan makanan lainnya, serta pampers," tuturnya.

Dia berpesan kepada semua yang masih sempurna agar peduli orang di sekitarnya, dengan berbagi semampunya. Sebab kata Bripka Latip Utomo apa yang diperoleh semasa hidup semuanya hanyalah titipan Allah SWT.

"Saya mengajak kita saling berbagi, masih banyak warga memerlukan uluran tangan kita," ucap Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan Pacitan.