Sukses

Dinkes Malang Benarkan Kasus Warga Malang Jadi Buta Usai Divaksinasi

Liputan6.com, Malang - Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif membenarkan kasus warga mengalami kebutaan usai mendapatkan vaksin AstraZaneca beberapa waktu lalu. Namun penyebab kebutaan tersebut masih dalam pemeriksaan ahli.

"Benar. Untuk penyebabnya masih dalam pemeriksaan ahli," ucap Husnul, Rabu (1/12/2021), dikutip dari Antara.

Husnul menjelaskan, kasus kebutaan salah seorang warga Kota Malang usai mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca tersebut sudah ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang.

"Kasusnya sudah ditangani dengan baik, kontrolnya di RSUD Saiful Anwar," ujarnya.

Sebelumnya, dalam sebuah unggahan di grup Facebook bernama Komunitas Peduli Malang Raya (Asli Malang), warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang Titik Andayani mengunggah cerita bahwa suaminya mengalami kebutaan usai mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca dosis pertama pada 3 September 2021.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Berangsur Membaik

Menurut Titik, semua hasil pemeriksaan sang suami sebelum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dalam kondisi normal dan tidak ada penyakit bawaan.

Ia meminta publik untuk membagikan informasi tersebut kepada masyarakat agar pemerintah bisa memberikan bantuan.

Saat ini, lanjutnya, kondisi kesehatan sang suami sudah berangsur membaik hingga 70 persen. Namun, selama pengobatan berjalan, Pemkot Malang dituding tidak memberikan perhatian terhadap masalah yang dialami keluarganya tersebut.

“Saya sudah mengirim pesan ke Pak Sutiaji (Wali Kota Malang) dan Ibu Widayati (Istri Sutiaji) untuk meminta bantuan. Sejak vaksin sampai sekarang suami saya tidak bisa bekerja," tuturnya.