Sukses

Saat Polda Jatim Penuh Demonstran, Tetapi Bukan untuk Unjuk Rasa

Liputan6.com, Surabaya- Sejumlah demonstran menggelar aksi unjuk rasa dan menyampaikan orasinya di dalam kawasan Polda Jatim. Aksi tersebut merupakan bagian dari lomba untuk menyambut Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia pada 10 Desember 2021.

Ketua panitia lomba orasi di tingkat Polda Jatim, AKBP Cecep Susatya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sekaligus edukasi ke masyarakat. Untuk tema yang diusung adalah Memperingati Hari HAM dengan sub tema bersifat bebas. 

"Total ada 41 pendaftar. Kemarin tanggal 4 sudah kita seleksi menjadi sepuluh besar, dan hari ini 10 besar itu tampil di Mapolda Jawa Timur untuk melaksanakan kegiatan lomba. Untuk dipilih 3 juara. Juara 1, 2, dan 3, yang nantinya ke 3 pemenang ini akan berlanjut mengikuti lomba orasi di tingkat Mabes Polri," ucap Cecep, Minggu (5/12/2021).

Lomba orasi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghormati dan menghargai aspirasi masyarakat, sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

Suko Widodo selaku juri dalam lomba orasi ini menjelaskan penilaian lomba orasi adalah muatan pesan dan teknik komunikasi yang bisa membuat orang tertarik. 

"Muatan pesan dan teknik komunikasi. Nah muatan pesannya isinya adalah argumentasi logika dari orasi yang dibacakan. Kemudian yang kedua teknik komunikasi adalah performance mereka dan kemenarikan mereka. Sehingga itu bisa membuat orang tertarik. Dua hal itu yang kita nilai," ucap Suko Widodo. 

Dalam lomba orasi Piala Kapolda Jatim ini, para pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai. Untuk juara 1 mendapat Rp 10 juta, juara 2 mendapat Rp 7,5 juta, dan juara 3 mendapat Rp 5 juta. Sedangkan untuk Piala Kapolri, Juara 1 mendapatkan Rp50 juta, juara 2 mendapatkan Rp 30 juta, dan juara 3 mendapatkan Rp 20 juta.

 

Saksikan video pilihan berikut ini: