Sukses

Lulusan Inkubasi Wirausaha di Kota Mojokerto Digelontor Rp 6 Miliar, Buat Apa?

Liputan6.com, Surabaya- Lulusan inkubasi wirausaha di Kota Mojokerto mendapat bantuan senilai Rp 6 miliar. Bantuan berupa sarana prasarana serta bahan produksi itu berasal dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Pemkot Mojokerto.

Menurut Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, rekap kebutuhan fasilitas untuk menentukan kebutuhan yang diperlukan bagi kelompok usaha inkubasi sesuai jenis produksinya sudah dilakukan. Bantuan yang bersumber dari dana kelurahan tahun anggaran 2021 ini didistribusikan untuk 202 kelompok usaha bersama (kube) inkubasi yang terdiri dari 1.890 orang anggota.

"Tak hanya itu, bantuan sarpras personal untuk 200 orang peserta inkubasi sulam pita dan aksesoris," ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (19/12/2021).

Bantuan itu meliputi, kube keripik, sulam pita, cake, batik, aksesoris, jamu, jajanan beras, bordir, sepatu, abon lele dan unggas, bakery, frozen food, minuman kopi dan coklat, sablon printing, tas kanvas goni, produk daur ulang serta jajanan tradisional non beras.

Pelaku usaha menerima bantuan sarana prasarana peralatan, seperti, kulkas pendingin, mixer jumbo, oven besar, mesin jahit, mesin seset dan jahit sepatu serta mesin bordir. Selain itu, mereka juga mendapat suplai bantuan bahan-bahan untuk proses produksi.

Tak hanya Kecamatan Magersari, bantuan ini juga sudah didistribusikan langsung oleh pihak kelurahan kepada ratusan kelompok usaha yang tersebar di 18 kelurahan se-Mojokerto.

Sekalipun sudah melalui pelatihan dan mendapatkan bantuan, para lulusan inkubasi wirausaha di Kota Mojokerto tetap didampingi selama enam bulan. Mereka juga didorong mendapatkan sertifikasi halal dan Izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

 

Saksikan video pilihan berikut ini: