Sukses

Bupati Thoriq Pastikan Penendang Sesajen Bukan Warga Lumajang

Liputan6.com, Lumajang - Bupati Lumajang Thoriqul Haq memastikan pria yang menendang dan membuang sesajen di lereng Gunung Semeru bukanlah warganya.

"Saya pastikan bukan orang Lumajang, ini orang yang datang dari luar," ujar Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq dikutip dari portal resmi pemkab Lumajang, Selasa (11/1/2021).

Cak Thoriq menilai kejadian yang ramai di Medsos tersebut dapat berpotensi mengganggu kestabilan sosial masyarakat Lumajang yang saat ini hidup saling bertoleransi dan hidup berdampingan dengan beragam agama dan budaya.

"Teman-teman baik aparat maupun relawan, dari mana atau identitas orang itu, saya minta untuk segera dicari dan segera melakukan klarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang saat ini damai," ujarnya

Ia pun berharap peristiwa tersebut tidak mengganggu kedamaian sesama umat beragama di Lumajang.

"Saya ingin ini tidak berlarut-larut, ini harus segera ada langkah-langkah untuk melakukan pemahaman kembali terhadap relawan yang datang di Kabupaten Lumajang itu dengan unsur kemanusiaan," imbuhnya. 

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Polda Bentuk Tim Khusus

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, pihaknya membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru yang sempat viral di media sosial.

"Iya benar, kita sudah bentuk tim untuk melakukan pencarian terhadap pelaku tersebut," tuturnya kepada Liputan6.com melalui sambungan telepon seluler, Senin (10/1/2022).

Gatot menyampaikan, menurut informasi yang diterima, dugaannya pelaku penendang sesajen adalah salah satu relawan yang ada di lokasi pengungsian korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.