Sukses

Masuk Unair Usia 14 Tahun, Ratu Dapat Apresiasi dari Anggota Komisi X DPR RI

Liputan6.com, Surabaya - Ratu Sakinatul Aqila, gadis kelahiran Gresik, 15 Juli 2007 (14 tahun 8 bulan) menjadi mahasiswi termuda pada program studi S1 Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Capaian Ratu itu mendapat apresiasi dari Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda dan olahraga, Mohammad Haerul Amri.

"Capaian Ratu ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi. Sebagai wakil rakyat dari Jawa Timur, saya ikut bangga dengan prestasi akademis atek-arek Jawa Timur seperti Ratu," tutur politikus yang akrab disapa Gus Aam itu, Kamis (7/4/2022).

Dia berharap, anak-anak muda Jawa Timur seperti Ratu harus mendapat perhatian dari pemerintah agar bisa terus berkarya. Ia yakin masih banyak SDM berkualitas seperti Ratu di Jawa Timur.

Anggota parlemen asal daerah pemilihan Pasuruan dan Probolinggo ini menilai, Ratu menjadi cermin dari anak muda Jawa Timur. Ia cerdas juga religius. Terbukti, Ratu bisa lulus lebih cepat di MTs Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dan SMA NU 1 Gresik, lewat kelas akselerasi.

"Dan yang mengagumkan, Ratu ini juga seorang hafidzah, penghapal Al Quran. Sosoknya mencerminkan anak muda Jawa Timur yang cerdas dan religius," tandas pria berdarah Banten itu.

Anggota Fraksi NasDem DPR RI ini juga mengapresiasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Salah satu parameternya, banyak arek-arek Jatim yang lulus SNMPTN sehingga berhak masuk perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Ketua Umum PC PMII Jombang periode 1996 - 1997 ini mengungkapkan, bahkan pemuda - pemudi asal Jatim tercatat yang terbanyak masuk perguruan tinggi negeri se Indonesia. Ia juga bangga, prestasi ini sudah berlangsung tiga tahun berturut-turut, saat negeri ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

 

2 dari 2 halaman

Hampir Menyerah

Sebelumnya, Ratu dinyatakan lolos menjadi salah satu Ksatria Airlangga lewat jalur SNMPTN 2022. Dia mengikuti program akselerasi sejak menginjak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Setelah lulus dari MTs Unggulan Amanatul Ummah Surabaya, Ratu kembali mengambil program akselerasi di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik. Sebagai anak akselerasi, Ratu mengaku ia memiliki ambisi besar perihal nilai akademik.

Setiap harinya Ratu selalu menghabiskan waktu mempelajari setengah hingga satu bab baru, pun tidak pernah tertinggal tugas-tugas sekolah ia kerjakan. Bahkan, biasanya Ratu begadang hingga tengah malam.

“Kalau liat tugas yang bejibun, terus selesai rasanya kayak abis menang lotre. Kalau tugasnya banyak banget, aku pasti bikin self reward setelah ngerjainnya,” tuturnya, Selasa (5/4/2022).

Ratu mengungkapkan, terkadang dirinya hampir menyerah. Namun, memiliki teman yang juga berambisi dan lingkungan akselerasi yang penuh semangat membuat Ratu kembali termotivasi untuk tidak tertinggal.