Sukses

19.344 KK di Probolinggo Menerima BLT Minyak Goreng Sebesar Rp500 Ribu

Liputan6.com, Probolinggo Kantor Pos Probolinggo, Jawa Timur menyalurkan sebanyak 19.344 Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan bantuan program sembako kepada keluarga penerima manfaat.

Kepala Kantor Pos Probolinggo Singgih Pramuda Trisnanto mengatakan, penyaluran BLT minyak goreng dan bantuan program sembako itu diberikan melalui PT Kantor Pos Indonesia dan penyalurannya juga melalui kantor kecamatan/kelurahan di masing-masing penerima bantuan.

"BLT minyak goreng selama tiga bulan yang terhitung dari bulan April-Juni 2022 dengan nilai Rp300 ribu setiap kepala keluarga dan bantuan pangan sembako akan dimulai pada Mei 2022 senilai Rp 200 ribu/KPM," kata Singgih di Probolinggo, Senin (18/4/2022), dilansir dari Antara.

Pembagian bantuan itu berlangsung sejak Kamis (14/4) hingga Senin ini, sehingga masing-masing keluarga penerima manfaat pulang dengan membawa uang sebesar Rp500 ribu.

Ia menjelaskan instansinya bertugas menyalurkan bantuan kepada 19.344 KPM berdasarkan data Dinsos PPPA Kota Probolinggo yang disesuaikan dengan penerima BPNT tahap 1 tahun 2022, setelah dikurangi hasil photo taking yang ditemukan tidak layak, meninggal dan lain sebagainya.

"Pada tahap ini jumlahnya 19.344 KK. Untuk hal ini kami bersinergi dengan dinas terkait, sehingga insyaallah sudah meliputi semua masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 

2 dari 2 halaman

Dari Rumah ke Rumah

Sedangkan penyaluran bansos dengan cara dari rumah ke rumah atau jemput bola dikhususkan kepada keluarga penerima manfaat lanjut usia (lansia) dan sakit, sehingga para penerima bantuan itu tidak perlu datang untuk mengantre di Kantor Pos.

Sementara Kabid Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Kota Probolinggo Pramito Legowo mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan Kantor Pos yang begitu koordinatif dalam upaya mendekatkan titik distribusi sasaran pengambilan bantuan.

"Kami berharap dengan langkah tersebut masyarakat dapat terbantu untuk mendapatkan haknya. Jumlah persentase penyaluran bantuan terus naik seiring dengan penyaluran yang masih dilakukan secara bertahap selama empat hari ini," katanya.

Salah seorang penerima bantuan asal Kelurahan Sukabumi Juma’iyah mengatakan, keluarganya merasa sangat terbantu dengan pencairan dana tersebut, terlebih selama puasa harga kebutuhan pokok terutama minyak goreng mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

"Dana yang kami dapatkan akan dibelanjakan untuk sembako dan minyak goreng. Kami sangat senang mengingat kondisi ekonomi sulit di masa pandemi. Kebutuhan pokok semakin mahal," ujarnya.