Sukses

75 Peserta UTBK SBMPTN Unej Tidak Bawa Hasil Tes Covid-19, Bagaimana Nasibnya?

Liputan6.com, Jember - Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 Universitas Jember mencatat ada 75 peserta tidak membawa hasil negatif swab antigen, sebagai persyaratan bagi peserta yang baru vaksin Covid kedua.

Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid (TTDKBC) Universitas Jember bersama UNEJ Medical Center (UMC) kemudian melakukan swab antigen bagi mereka.

“Sekali lagi kami mengingatkan, bagi peserta UTBK SBMPTN yang baru mendapatkan vaksin Covid kedua maka wajib membawa surat keterangan negatif hasil swab antigen yang berlaku satu kali dua puluh empat jam. Sementara bagi peserta yang baru mendapatkan vaksin Covid pertama harus membawa hasil negatif PCR yang berlaku dua kali dua puluh empat jam,”ujar Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Slamin Rabu (18/5/2022).

Menurutnya, dari hasil pemantauan dan pengawasan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember, pelaksanaan UTBK SBMPTN di Pusat UTBK Universitas Jember sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Dari akses keluar masuk peserta, fasilitas pemeriksaan suhu tubuh peserta dan cuci tangan, beserta sarana dan prasarana pendukung sudah terpenuhi. Termasuk keberadaan anggota TTDKBC Universitas Jember dan kesiapan anggota UMC yang siaga selama jalannya UTBK SBMPTN 2022," ujarnya.

2 dari 2 halaman

58 Peserta Tidak Hadir

Dari data panita Pusat UTBK Universitas Jember, di hari pertama UTBK SBMPTN 2022 terdapat 58 peserta yang tidak hadir, terdiri dari 38 peserta di sesi pagi dan 20 peserta di sesi siang.

Para peserta yang tidak hadir dipastikan gugur. Sementara itu 75 peserta mendapatkan layanan swab antigen oleh tim TTDKBC dan UMC karena tidak membawa hasil negatif swan antigen. Terdiri dari 40 peserta di sesi pagi dan 35 peserta di sesi siang.

Sebagai informasi terdapat 13.826 peserta UTBK SBMPTN 2022 di Pusat UTBK Universitas Jember. Jumlah tersebut terdiri dari 6.937 peserta kategori ujian Saintek, 5.963 peserta kategori ujian Soshum, serta 926 peserta kategori ujian Campuran.