Sukses

JTT Berlakukan Buka Tutup di Tol Surabaya-Gempol Mulai Pukul 00.00 WIB

Liputan6.com, Surabaya Skema buka tutup di ruas jalan Tol Surabaya-Gempol akan diberlakukan untuk mengantisipasi pemasangan blok grider (rection grider) di jembatan penyeberangan (overpass) Kedunguling yang melintas pada KM 759+684.

Skema buka tutup jalan Tol Surabaya-Gempol yang dilakukan oleh Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) itu akan berlaku pada Jumat (20/05) pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB.

"Skema itu, sebagai antisipasi pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Sebab, pengerjaan dilakukan secara bertahap, yang dimulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB," kata General Manager Representative Office 3 JTT Regional Division, Hendri Taufik di Surabaya, Kamis (19/5/2022), dilansir dari Antara.

Ia mengatakan, skema buka tutup dilakukan karena lokasi pekerjaan berada melintang lajur, dan di setiap tahapan akan melakukan skema buka tutup lajur.

"Kami tegaskan tidak ada penutupan di Jalan Tol Surabaya-Gempol baik arah Surabaya maupun arah Gempol," katanya, menegaskan.

Hendri mengatakan, JTT sebagai pengelola Tol Surabaya-Gempol akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, khususnya yang akan melintasi lokasi pekerjaan tersebut.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Exit Tol Terdekat

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan yang mungkin terjadi telah disiapkan mitigasi risiko dengan cara mengalihkan kendaraan ke exit tol terdekat.

"Untuk mengantisipasi potensi kepadatan yang mungkin terjadi, JTT juga bekerja sama dengan pihak Kepolisian telah menyiapkan mitigasi risiko berupa pengalihan kendaraan ke exit terdekat, yaitu exit Sidoarjo pada jalur arah Porong dan melalui exit Porong untuk jalur arah Surabaya," katanya.

Jasamarga mengimbau kepada pengguna jalan, untuk tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu, serta memantau kondisi lalu lintas perjalanan.

"Kami mohon maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan ini. Kami juga mengimbau pengguna jalan dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol," katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.