Sukses

Polisi: Jasad Sopir Truk di Jalur Pantura Situbondo Dibunuh Rekannya Sendiri

Liputan6.com, Situbondo - Satreskirm Polres Situbondo mengantongi identitas pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap sopir truk bermuatan jagung inisial SH (34), warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ditemukan tewas di jalur pantura Situbondo.

Kasat reskirm Polres Situbondo AKP Dhedi Ardy mengatakan, anggotanya saat ini tengah memburu pelaku inisial R yang tidak lain merupakan teman korban.

“Kami memperoeh petunjuk dari teman korban, jika saat itu korban Bersama pria inisial R, yang juga warga Lombok, NTB,” kata AKP Dhedi, Jumat (17/6/2022).

Kata dia, untuk mengungkap dugaan perampokan dan pembunuhan sopir truk asal NTB itu, polisi membentuk tim dan langsung bergerak. Pada malam hari sebelum kejadian korban terlihat makan bersama dengan temannya (pelaku) inisial R di sebuah warung di Kecamatan, Banyuputih, Situbondo

“Salah seorang teman korban bernama Udin, yang juga sopir truk ekspedisi SKT, memberikan informasi itu kepada kami. Informasi dari saksi, waktu berangkat dari Lombok, korban hanya sendirian saja. Namun di rumah makan di Kecamatan Banyuputih, dia mendapati SH sedang makan malam Bersama pelaku," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Tergeletak di Pinggir Jalan

Setelah makan malam korban dan pelaku pamit lebih dulu melanjutkan perjalanan menuju Surabaya, sekitar pukul 02.00 WIB, saksi Udin melihat truk yang dikendarai SH berhenti di tempat yang gelap dan sepi. Udin sempat memberikan tanda untuk melanjutkan perjalanan namun tak direspons.

“Saksi Udin melihat truk SH berhenti sebelum tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan mayat SH,”tandasnya.

Sebelumnya, jasad sopir truk asal kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ditemukan tergeletak di pinggir jalan pantura Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, pada Seni 13 Juni 2022.