Sukses

79 Napi Lapas Sidoarjo Kantongi Hak Integrasi dan Asimilasi Rumah

Liputan6.com, Sidoarjo - Kepala Lembaga Pemberdayaan (Kalapas) Sidoarjo Teguh Pamuji mengungkapkan, pihaknya berupaya mengurangi dampak overkapasitas yang mencapai 300 persen. Salah satunya melalui percepatan proses pemberian hak integrasi dan asimilasi rumah.

"Selama Semester I 2022, kami telah memberikan hak integrasi dan asimilasi rumah kepada 79 narapidana," ujarnya, Rabu (6/7/2022).

Dari jumlah itu, lanjut Teguh, delapan di antaranya mendapatkan hak asimilasi rumah. Mereka menjadi yang pertama mendapatkan hak tersebut setelah diterbitkannya aturan terbaru terkait penyesuaian jangka waktu pemberlakuan asimilasi, PB, CMB dan CB bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Teguh menegaskan, pemberian hak asimilasi rumah dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa hal. Pertama adalah kelengkapan persyaratan administratif.

"Selain itu, narapidana harus memenuhi indikator perilaku substantif. Yakni tidak adanya pelanggaran dan aktif dalam kegiatan pembinaan,” ucap Teguh.

Kepala Subsi Bimkemaswat Lapas Sidoarjo, Andi Eko Sutrisno menambahkan, asimilasi ini bak hadiah bagi narapidana. Khususnya bagi mereka yang berkelakuan baik. Sekaligus menjadi bukti bahwa yang narapidana telah meningkatkan kualitas diri.

“Bahasa kerennya, balancing the use of reward and punishment," imbuh pria alumni AKIP Angkatan ke-48 itu.

Salah satu narapidana bernama Indri bersyukur bisa kembali ke rumah setelah menjalankan masa pidana setahun lebih dua bulan.

Menurutnya, cukup mudah untuk mendapatkan asimilasi. Selama ini dirinya selalu aktif mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik. Ditambah lagi, namanya tidak pernah masuk register F atau daftar pelanggaran.

 

2 dari 2 halaman

Tampung 1.067 Warga Binaan

Ibu dua anak itu pun selama ini mengaku aktif pada kegiatan kemandirian maupun kerohanian. Seperti senam rutin, kajian keagamaan, upacara bersama WBP hingga membuat karya seni seperti puisi.

"Meski harus ikut sidang terlebih dahulu, persyaratannya relatif mudah, tidak berbelit dan gratis," ujar Indri.

Diketahui bahwa saat ini Lapas Sidoarjo dihuni oleh 1.067 warga binaan. Dari kapasitas hunian yang idealnya hanya dihuni 370 orang saja.