Sukses

Mobil Anggota KPU Probolinggo Kecelakaan Usai Sosialisasi Pemilu 2024

Liputan6.com, Banyuwangi Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) Aliwafa, kecelakaan usai mobil dinas yang ditumpangi terperosok dan terguling di Kecamatan Sumber, Selasa (27/9/2022).

Ketua KPU Probolinggo Lukman Hakim membenarkan pristiwa tersebut. Mobil Toyota Avanza dengan nomor poisi N1073 QP yang ditumpangi Aliwafa bersama staf dan sopir.

"Diduga rem blong di jalan tanjakan. Mobil terperosok dan keluar dari badan jalan, lalu terguling dan jatuh di parkirkan warga. Kecelakaan itu terjadi usai dinas,”ujar Lukman Hakim, Rabu (28/9/2022).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, Aliwafa sempat pingsan dan dilarikan ke puskesmas Sumber. Namun, saat ini sudah sadar dan membaik.

Kata Lukman, peristiwa itu terjadi saat rombongan KPU Probolinggo itu pulang dari sosialisasi di SMA Sumber. Dalam perjalanan, mobil mengalami rem blong, sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari.

Kondisi jalan di Kawasan tersebut merupakan tanjakan dan turunan yang cukup curam karena masuk dataran tinggi Bromo.

"Mobilnya rusak di sejumlah bagian, kaca depan hancur hingga atap mobil ringsek," tambah Lukman.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Polisi Olah TKP

Melihat peristiwa itu, sejumlah warga membalik mobil tersebut ke posisi semula dan mengeluarkan seluruh penumpang di dalam mobil.

“Alhamdulillah warga sekitar langsung tanggap dan langsung melakukan pertolongan pertama,” paparnya.

Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi kecelakaan tersebut dan anggota polisi sedang olah TKP.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.