Sukses

VIDEO: Akses ke Pulau Madura Diperketat dari Berbagai Pintu Masuk

Liputan6.com, Jakarta - Antisipasi penyebaran virus corona baru (Sars-CoV-2) yang menyebabkan COVID-19 ke Pulau Madura, Kapolda Jatim dan jajaran memperketat pengamanan akses masuk dan keluar Pulau Madura di perbatasan Jembatan Suramadu.

Petugas memeriksa para penumpang dengan thermo scanner, dan menyemprotkan cairan disinfektan kepada semua kendaraan yang hendak ke arah Madura.Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau agar seluruh masyarakat yang bukan warga Madura menunda perjalanannya untuk tidak pergi ke Madura.

Satu per satu mobil dan bus yang melintas area perbatasan Surabaya-Madura atau Suramadu, Minggu sore, menjalani pemeriksaan petugas Kepolisian dan TNI. Pemeriksaan ini, dilakukan dengan thermo scanner melihat suhu tubuh, serta penyemprotan disinfektan.

Disaksikan langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 ke Pulau Madura melalui para peziarah dan pemudik. Kapolda Jatim juga menegaskan saat ini tidak ada lockdown di area perbatasan Surabaya-Madura ini.

Pihaknya hanya mempersempit dan memperketat pengamanan di wilayah perbatasan. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 31 Maret 2020.

“Kami dari Polda Jawa Timur mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi, dimana yang akan masuk ke kawasan Madura, kami lakukan penyemprotan secara berlapis,” ujar Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi persnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Minggu malam, juga mengimbau seluruh masyarakat yang bukan warga Madura untuk menunda perjalanan lewat Jembatan Suramadu, dari arah Kota Surabaya menuju Madura.

Khofifah juga menghimbau agar seluruh warga Jawa Timur yang saat ini bekerja di luar daerah untuk tidak mudik ke kampung halamannya., pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Warga diharapkan menundanya hingga wabah Covid-19 sudah mereda.

Khofifah menambahkan, masyarakat diminta tetap memperhatikan imbauan pemerintah di antaranya, tidak keluar rumah, menjaga jarak dalam berinteraksi sosial serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.