Sukses

VIDEO: Ada Masyarakat Lebih Membutuhkan, 2 Warga Sidoarjo Menolak Bantuan Sosial

Liputan6.com, Jakarta - Perangkat Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mungkin tidak akan pernah menyangka, ada warga terdampak Covid-19 yang menolak bantuan sosial dari pemerintah, seperti yang dilakukan Dimashuri. Berikut seperti dilansir pada Fokus, (24/5/2020).

Pedagang obat keliling itu menolak menerima uang senilai Rp 600 ribu dari perangkat desa, dengan alasan, masih banyak warga yang membutuhkan. Hal yang sama dilakukan Sofiah, seorang pedagang ikan.

Walaupun tidak lagi ada keuntungan dari berdagang ikan, tetapi dirinya mengaku masih dapat menghidupi diri dan keluarganya, tanpa mengharapkan bantuan uang dari pemerintah. Perangkat desa menyatakan akan mendata ulang, warga terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan sosial.

“Kami dari pendamping desa yang mengawal dana desa APBN sangat bersyukur, masih ada warga yang meskipun kondisi ekonominya terseok-seok, tapi ia menyerahkan bantuan dana tersebut untuk warga lain yang lebih membutuhkan,” jelas Dodik Arif, Perangkat Desa Bendotretek.

Kerelaan dan jiwa sosial tinggi dari Dimashuri dan Sofiah, tentu dapat dijadikan sebagai contoh, bagi Bangsa Indonesia yang sedang menghadapi perang melelahkan melawan COVID-19.