Sukses

Desakan Gratis Tes Covid-19 untuk Pasien yang Berobat ke RS di Jatim

Liputan6.com, Surabaya Jamkes Watch Jatim mendesak Pemprov Jatim menggratiskan biaya tes Covid-19 bagi pasien yang berobat ke rumah sakit. Desakan ini muncul setelah laporan dan pengaduan dari masyarakat diterima Jamkes Watch Jatim.

Rumah sakit mewajibkan pasien untuk melakukan tes Covid-19, baik tes cepat atau uji seka. Pasien harus membayar biaya tes Covid-19 sebelum mendapatkan pelayanan medis.

“Dengan pembebanan biaya tes Covid-19 kepada pasien yang akan berobat ke rumah sakit telah melanggar ketentuan perjanjian kerjasama (PKS) antara RS dan BPJS,” ujar Nuruddin Hidayat, Sekretaris Jamkes Watch Jatim, saat melakukan audiensi dengan Pemprov Jatim di Kantor Gubernur Jatim, Rabu (24/6/2020).

Berdasarkan pengaduan yang masuk ke Jamkes Watch Jatim, setidaknya sudah ada 16 rumah sakit yang terindikasi melakukan fraud dengan membebankan biaya tes Covid-19 kepada pasien. Ia menilai, kebijakan itu semakin memberatkan masyarakat di tengah kondisi sulit akibat pandemi Corona Covid-19.

Menanggapi desakan Jamkes Watch Jatim, Kabid Yankes Dinkes Jatim Lily A mengatakan akan melakukan rapat koordinasi dengan PERSI Jatim, Tim Gugus TUgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, serta dinas dan lembaga terkait lainnya pada 29 Juni mendatang.

“Kami juga akan membuat surat edaran untuk menegaskan bahwa tes Covid-19 bukan merupakan syarat agar pasien mendapatkan pelayanan di rumah sakit, terlebih jika biaya tes dibebankan kepada pasien,” ucapnya.

Sebelumnya, PERSI dan BPJS Kesehatan juga telah membuat surat edaran yang ditujukan kepada direktur-direktur rumah sakit di Jatim terkait pelarangan tes Covid-19 sebagai syarat agar pasien mendapatkan pelayanan di rumah sakit

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: