Sukses

VIDEO: Inisiatif Guru SD di Sidoarjo Gelar Pembelajaran di Area Pemakaman

Liputan6.com, Jakarta - Dengan penuh semangat, sejumlah siswa Sekolah Dasar Sidokepung 1, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mendatangi area pemakaman Kyai Sapu Jagat untuk mengikuti belajar luring atau belajar di luar jaringan.

Para siswa kelas 4 SD ini datang untuk melakukan proses belajar mengajar yang dibimbing langsung guru mereka. Dalam proses belajar luring ini, para murid mendapat pembelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, serta sejumlah mata pelajaran lainnya. Berikut video liputannya pada Fokus, 28 Juli 2020.

Setiap satu kali pertemuan, para siswa ini mendapatkan pembelajaran 1 jam 30 menit. Meski harus belajar di area pemakaman, tetapi para siswa ini mengaku senang, karena dapat kembali belajar bersama guru mereka.

Belajar luring di area pemakaman ini berawal dari keluhan wali murid yang mengalami banyak kendala ketika mereka harus mengajari anak mereka di rumah.

"Kendalanya kalau di rumah ya harus nyempet-nyempetin waktu buat anak, kalau di sekolah enak pak guru yang jelasin, waktunya lebih lama," kata Nita, Wali Murid.

Dalam proses belajar mengajar ini juga menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menjaga jarak hingga wajib mengenakan masker.

"Inisiatif sendiri, pengaduan daripada wali murid, yang tidak ada fasilitas daring, ndak punya hp, hp-nya satu dipakai sekeluarga, ada yang masalah kuota dan inisiatif kita lakukan luring," ungkap Khoirul Amiludin, Guru.

Proses belajar luring ini dilakukan seminggu dua kali, yakni pada Senin dan Sabtu.